Ada Try Out dan Bimbel Gratis Bagi Anak-Anak Bantaran Kali Code

Yogya- Ujian nasional masih menjadi momok bagi masyarakat. Menjelang berlangsungnya agenda nasional ini, para orang tua mulai sibuk untuk mempersiapkan anak-anaknya. Mulai dari diikutkan les, mendaftar pada bimbingan belajar yang bisa memberi garansi lulus Ujian Nasional. Namun hal ini tidak bisa dilakukan oleh semua orang tua siswa, terutama bagi mereka yang tergolong kurang mampu.

 Hal inilah yang mendorong Rumah Inspirasi untuk menyelenggarakan try out ujian nasional gratis dan bimbingan belajar gratis bagi siswa Sekolah Dasar.  “Kebanyakan orang tua yang ekonominya lemah jarang memperhatikan kebutuhan anaknya dalam menghadapi ujian nasional. Mereka tidak bisa mendaftarkan anaknya untuk mengikuti try out ataupun bimbingan belajar karena terkendala biaya. Alhasil prestasi belajar pun rata-rata hanya memenuhi standar saja, kurang menonjol,” kata Alvian Ramadhani, Koordinator Rumah Inspirasi.

ImageImageKegiatan ini, lanjut Alvian, akan diselenggarakan esok Minggu (31/3) di SD Kintelan 2 dan SMP Budi Luhur dan dimulai sejak pukul 08.00. Selain try out kegiatan juga akan diadakan training motivasi bagi anak-anak, serta pemberian doorprize.

Alvian mengatakan bahwa kegiatan ini tak berhenti hanya pada try out semata namun juga akan dilakukan pendampingan dan bimbingan belajar gratis bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. “Akan ada bimbel (bimbingan belajar) gratis, terutama bagi anak-anak yang berada di bantaran kali Code,” ujarnya.

Dalam agenda yang terselenggara atas kerja sama Rumah Inspirasi, Forum Studi dan Advokasi Pendidikan (FSAP), BEM FIP UNY, HIMA PGSD UNY, BEM KM UNY, Remaja Masjid Al-Anhar, Garuda Muda Keparakan, dan Kecamatan Mergansan ini, diharapkan mampu menjadi pendorong bagi terwujudnya pendidikan berbasis masyarakat. Alvian berpendapat bahwa pendidikan tak hanya berlangsung di ruang kelas semata, tapi lingkungan masyarakat juga punya peran dalam pendidikan bagi anak.

“Ini sesuai konsep tripusat pendidikan yang digagas Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidikan berlangsung di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat,” ujar Alvian. Ia juga mengaku bahwa kecamatan Mergansan dan perangkat desa lainnya turut mendukung agenda ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s