Urip Kuwi Urup

Pepatah jawa memang sarat dengan “pitutur” nasehat yang dalam perihal kehidupan. Ada satu pepatah jawa yang kali ini ingin kami bahas yaitu “Urip Kuwi Urup”. Pepatah jawa ini berarti bahwa hidup itu harus membawa manfaat. 

Manusia dalam orientasi penciptaannya digariskan menjadi khalifah “pemimpin” bumi. Di mana sebelumnya, amanah menjadi khalifah ini ditawarkan kepada ciptaan Allah yang lain namun mereka menolaknya. Orientasi penciptaan manusia sebagai khalifah ini merupakan satu tugas yang sejalan dengan “pitutur” di atas yaitu urip kuwi urup.

Seorang pemimpin haruslah dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ini sudah menjadi sebuah keniscayaan. Apabila ada seorang pemimpin yang tidak dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang lain, berarti ada yang salah dari seorang pemimpin itu.

Cara pandang seorang pemimpin adalah menebar kebermanfaatan, bukan mendapatkan sesuatu untuk dirinya sendiri. Manusia yang memiliki mentalitas berkorban sekarang sangat sulit kita temui. Ini sebagai akibat dari pendidikan kita yang justru menjauhkan peserta didik dari realitas sosialnya.

Urip kuwi urup adalah sebuah pepatah di mana kita bisa mengambil pitutur tentang esensi dari orientasi penciptaan kita di dunia. Menjadi khalifah/pemimpin itu sarat dengan tugas menebar kebermanfaatan bagi sesama. Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s