SUNGAI CODE : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN

Oleh: Alvian Ramadhani, S. Pd (Pemuda Sungai Kota Jogja)

Sungai Code adalah salah satu sungai yang melintasi Kota Yogyakarta. Sungai yang bermata air di kaki Gunung Merapi ini memiliki arti yang sangat penting bagi penduduk provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kota Yogyakarta. Di daerah Sleman dan Bantul, air sungai Code dimanfaatkan untuk pengairan persawahan dan dipergunakan juga sebagai sumber air minum. Sungai ini juga memiliki arti penting bagi berdirinya Kerajaan Mataram di Yogyakarta.

Beberapa waktu yang lalu setelah erupsi merapi, sungai yang membelah kota Yogyakarta ini mengalami banjir lahar dingin. Banjir ini diakibatkan oleh gugurnya atau hanyutnya lahar dingin yang mengendap di kubah Gunung Merapi, sebagai akibat dari hujan yang terjadi di wilayah hulu sungai Code yaitu GunungMerapi. Endapan lahar yang berada di puncak Gunung Merapi dipastikan akan selalu menyebabkan banjir apabila terguyur hujan. Lahar yang berisi lumpur dan material akan hanyut dan mengalir melalui sungai code, yang menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat, khususnya di sepanjang bantaran Sungai Code. Apabila banjir lahar dingin melanda, tak jarang sampai air sungai meluap di pemukiman warga. Banyak rumah yang rusak atau hanyut terkena terjangan banjir lahar dingin tersebut, khususnya di Kota Yogyakarta.

Secara demografi, penduduk di bantaran sungai Code sangat padat. Di satu sisi ini menjadi potensi munculnya permasalahan, seperti sampah dan lain-lain. Kepadatan penduduk ini otomatis juga diikuti minimnya ruang public, khususnya tempat bermain bagi anak-anak. Lahan yang tersedia banyak digunakan untuk pembuatan rumah tempat tinggal. Minimnya ruang publik ini akan menghambat perkembangan anak-anak, karena masa anak-anak adalah masa bermain untuk belajar.

Kalau kita menengok sungai Code beberapa puluh tahun yang lalu, kita akan mendapati sungai banyak anak-anak bermain di sungai. Sungai menjadi tempat yang menyenangkan untuk bermain. Anak-anak bisa menangkap ikan, berenang atau mandi di sungai, dan juga membuat “kapal” dari batang pisang kemudian dinaiki. Saat ini sangat langka sekali kita bisa menemukan kondisi ini, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Sungai Code menjadi tempat yang kurang memiliki daya tarik, bahkan banyak orang tua melarang anaknya bermain di sungai karena takut terkena penyakit kulit atau terkenan pecahan kaca.

Minimnya ketersediaan ruang public di bantaran sungai, khususnya sungai code mengilhami Rumah Inspirasi untuk membuat konsep menjadikan Sungai Code sebagai ruang untuk bermain dan belajar. Konsep ini pernah kami uji cobakan beberapa kali untuk menentukan permainan yang tepat, baik dari standar keamanan, nilai rekreasi dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang ada.

Manakala sungai Code menjadi ruang public, di mana anak-anak khususnya bisa bermain sambil belajar di sana. Secara tidak langsung kita mendorong masyarakat untuk menjaga dan merawat sungai. Misalnya dengan tidak membuang tempat sampah di sungai, dan rutin membersihkan sampah serta barang-barang yang berbahaya. Optimalisasi sungai Code sebagai arena belajar dan bermain juga akan mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat sekitar, lingkungan sekitar sungai menjadi bersih, dan ini bisa menjadi pusat wisata edukatif di tengah perkotaan yang terjangkau.

Untuk menyulap sungai Code menjadi arena belajar dan bermain membutuhkan peran serta masyarakat dan pemerintah khususnya Kota Yogyakarta. Masyarakat menjadi garda depan untuk menjadi eksekutor, menciptakan ilkim, membuat , dan menejemen pengelolaan. Sementara pemerintah memberikan bantuan dengan kebijakan anggaran dan melakukan monitoring serta evaluasi perkembangan pembangunan. Ketika ini dapat dilakukan secara baik, bantaran sungai yang biasanya diasumsikan sebagai wilayah yang padat, kumuh dan banyak permasalah sosial akan menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. AR//

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s